Ini Hari Pahlawan, Saya Tahu
Setiap orang, siapapun itu, layak kita sebut pahlawan. Hmm, sebenarnya saya agak bingung bagaimana membuat pembuka untuk 'celotehan' ini, namun tiba-tiba... entah dari mana datangnya, begitu saja saya menuliskan setiap orang, siapapun itu, layak kita sebut pahlawan. Hari ini, secara kebetulan saya bangun cukup pagi . Dipaksa oleh keterkejutan saya lantaran ketiduran dan belum menyelesaikan sisa tugas, saya tahan-tahan rasa kantuk yang benar-benar tak tertahan. Dua hari ini memang saya tidur lepas tengah malam, yang diawali dengan itu tadi: ketiduran. Maka, sebelum muadzin memanggil-manggil untuk shalat Subuh, saya sudah anteng duduk di hadapan teman setia saya Kirakira, sebuah nama yang saya berikan bagi netbook saya. Pahlawan. Saya berkutat dengan berlembar-lembar tulisan karya teman-teman. Aih, pahlawan! Siapakah gerangan orang yang layak disebut pahlawan? Ah, saya tidak tahu! Kalaupun memang pahlawan dapat saya katakan secara sekenanya sebagai seseorang yang memiliki j...