Posts

Showing posts with the label Persahabatan

Mengungkapkan Simpati

Image
Sewaktu Bapak meninggal beberapa tahun yang lalu, para tetangga berbisik melihat kami yang tidak menunjukkan ekspresi kesedihan- dalam hal ini menangis meraung-raung. Mereka bertanya-tanya, apakah kami tidak sedih kehilangan seorang yang paling berharga untuk kami. Saat itu, kami menyambut para pelayat yang datang dengan segaris senyum, menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, membuatkan minuman, bahkan akhirnya mengobrol ke hal lain yang satu-dua di antaranya menimbulkan tawa. Mamah sibuk mengurusi persoalan administrasi. Bibi memasak di dapur, berjaga-jaga barangkali ada pelayat dari jauh yang kelelahan dan butuh makanan.

Yang Ditelan Waktu

Image
Kau sudah seperti sinyal operator seluler yang tiba-tiba hilang! Di perjalanan kita yang terakhir saat menuju perkampungan Baduy, kau berulang kali mengajakku bicara hingga aku lupa akan rasa lelah yang menggelayuti kakiku. Katamu, aku aneh lantaran di pertemuan kita yang pertama, aku langsung berkata, kalian yang tinggal di sini beruntung sekali. Padahal kita belum saling mengenal nama. Waktu itu aku yang lebih banyak bicara. Kau diam saja. Mungkin mendengarkan, atau bahkan mungkin mengacuhkan aku, orang asing yang aneh itu.